Resume Buku Chairul Tanjung Si Anak Singkong

Resume Buku Chairul Tanjung Si Anak Singkong

Siapa sih, yang tidak kenal dengan sosok Chairul Tanjung? Pemilik channel televisi swasta Trans Tv, sekaligus pemegang saham terbesar Carrefour Indonesia. Ternyata beliau memiliki kisah perjuangan yang panjang dan inspiratif dalam memulai bisnisnya. Sehingga lahirlah buku Chairul Tanjung Si Anak Singkong. Yuk intip garis besar buku kisah perjuangan beliau.

Resume buku

Judul Buku : Chairul Tanjung Si Anak Singkong

Penulis : Tjahja Gunawan Diredja

Tahun Terbit : Juni 2012

Penerbit : PT Bintang Pustaka

Jumlah Halaman : 384 hlm

ISBN : 978-979-709-650-2

Baca juga : Resume Buku Guru Aini

Sinopsis

Kisah ini adalah kisah tentang seorang anak singkong, yang telah berhasil menggapai mimpi-mimpi besarnya. Hingga menempatkan dirinya pada jejeran pengusaha-pengusaha tersukses di tanah air kita, Indonesia. Tentunya setelah melewati aral rintangan sejak belia, ditemani dengan do’a dan keteguhan tekad. Membawa harum namanya, Chairul Tanjung.

Semasa Kuliah

Pada awal masa perkuliahannya, Chairul muda mendapati tingginya biaya perkuliahan. Karena Chairul diterima di Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Indonesia. Terlebih beliau hidup di tengah keterbasan ekonomi. Namun semua itu tidak membuat semangatnya surut, makan di kantin mahasiswa, naik turun bus sebagai alat transportasi dari kampus ke rumah. Apalagi ketika Ibunda Chairul memberitahu bahwa uang kuliah pertamanya berasal dari penggadaian kain halus ibundanya. Semenjak itu, Chairul muda bertekad harus bisa membiayai sendiri semua keperluan kuliah di UI, tanpa sepeserpun meminta kepada ibundanya.

Baca juga : Hidroponik Lahan Bisnis Petani Millenial

Dimulai dari Chairul mengambil peluang dengan menawarkan jasa fotokopi kepada teman-temannya dengan harga lebih bersahabat. Lalu berlanjut memiliki usaha fotokopi bersama temannya di bawah tangga kampus, lalu berjualan alat kedokteran di kampus. Sehingga beliau menjadi mahasiswa teladan, aktivis, sekaligus pebisnis yang cemerlang. Chairul muda juga pernah memberikan seminar pertama Thalasemia di Indonesia, karena simpatinya terhadap anak Prof.Iskandar yang juga menderita Thalasemia.

Setelah Kuliah

Chairul selalu mengasah jiwa bisnisnya. Hal ini terlihat pada keberhasilan Chairul menyelamatkan Bank Mega dari pailit, dan selamat dari krisis moneter 1998. Pada era kepresidenan Pak Habibie, Chairul mulai membuat channel televisi, Trans Tv. Kemudian bekerjasama dengan saluran Trans 7, karena keduanya memiliki visi dan misi yang sama. Chairul juga mengambil tawaran pembelian Carrefour dengan harapan bisa mendorong perekonomian Indonesia lebih baik dan sehat.

Akhir kata, kisah Chairul Tanjung bukanlah rekayasa. Kini beliau sudah berusia kepala lima ketika buku ini ditulis. Chairul berkata “Enterpreneurship sangat penting karena dia mengangkut daya kreativitas dan daya juang. Diperlukan kombinasi antara ilmu pengetahuan, skill, profesionalisme, dan enterpreneurship untuk bisa nersaing dalam kancah dunia usaha saat ini.” Semua yang beliau raih, tak terlepas dari kehendak Allah, untuk itu beliau juga senantiasa bersyukur kepada-Nya.

Buku ini sangat dibutuhkan bagi semua kalangan, terutama para pengusaha muda. Karena kisah ini, tentang perjuangan seorang wirausaha yang nasionalis kerakyatan, Chairul Tanjung. Selamat membaca!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *