7 Bahan Plastik Ramah Lingkungan

Seperti yang kita pahami bahwa sampah plastik menjadi masalah serius bagi semua negara di dunia. Kemajuan industri yang memberi kemudahan bagi manusia, rupaya memiliki sisi buruk berupa sampah plastik yang paling sulit terurai dibandingkan sampah-sampah lainnya. Untuk itu bahan-bahan plastik ramah lingkungan  ini patut digunakan sebagai pengganti plastik yang selama ini digunakan.

Berikut ini 7 bahan plastik ramah lingkungan yang harus dikembangkan dan dimanfaatkan dalam kehidupan kita sehari-hari;

Kayu

Penggunaan kayu sebagai bahan plastik ramah lingkungan dibuat oleh Finlandia. Plastik buatan yang diberi nama Sulapac ini dimanfaatkan di negara tersebut sebagai kemasan plastik. Dengan tekstur yang keras, plastik ramah lingkungan dengan bahan kayu bagus dipakai bahan membuat gerabah gerabah.

Tepung Tapioka

Tepung tapioka yang biasanya dipakai sebagai bahan pembuatan kue atau masakan, ternyata bisa juga dipakai sebagai bahan plastik. Inovasi tepung tapioka menjadi bahan plastik ramah lingkungan ini diproduksi di Indonesia dan diberi nama Ecoplas.
Keunggulan Plastik dari tepung tapioka ini hanya membutuhkan waktu satu minggu untuk bisa terurai. Sementara plastik dari bahan sintetis yang selama ini kita pakai perlu ratusan tahun untuk bisa terurai.

Singkong sebagai Bahan Plastik Ramah Lingkungan

Jika tepung tapioka bisa dijadikan bahan pembuatan plastik ramah lingkungan, sudah pasti singkong pun bisa. Teman-teman pasti tahu kalau bahan dasar tepung tapioka adalah singkong. Penelitian yang dilakukan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menunjukkan bahwa platik ramah lingkungan atau Bioplastik dari singkong ini bisa diurai secara alami oleh mikroba.

Rumput Laut

Penggunaan rumput laut sebagai bahan plastik ramah lingkungan digagas oleh Evoware. Sebuah perusahaan dari Indonesia yang berupaya membuat inovasi kemasan makanan yang bebas dari bahan kimia. Tak hanya aman digunakan plastik dari rumput laut juga sangat mudah terurai.

Tanaman-tanaman Kecil

Nama plastik dari tanaman-tanaman kecil ini adalah Nanocellulose. Bahan untuk membuat plastik biodegradable ini berasal dari sekumpulan tanaman-tanaman kecil. Nanocelluloce bentuknya padat dan cocok dimanfaatkan untuk bahan pembuatan gerabah.

Susu Sapi Sebagai Bahan Plastik dari Bahan Alami

Wah, yang suka minum susu boleh bangga, nih. Ternyata minuman menyehatkan ini bisa juga dipakai sebagai bahan pembuatan plastik ramah lingkungan. Cara pengolahannya adalah dengan ekstraksi susu sapi, yang kemudian dibuat plastik yang ramah lingkungan. Kita perlu berterima kasih atas ide Tessa Silva-Dawson. Mahasiswa Royal College of Art inilah yang membuat vas unik yang bahannya mirip plastik, tetapi sebenarnya berasal dari ekstraksi susu sapi.

Cangkang Arthropoda

Kali ini plastik ramah lingkungan ini dibuat di Harvard University. Bahannya adalah cangkang arthropoda. Ramah lingkungan karena berbahan alami dan sangat cepat terurai.

 

Pilihan Kita Cerminan Masa Depan Kita

Persoalan sampah plastik makin hari makin meresahkan. Adalah kita yang bisa mengubah dunia menjadi lebih indah dan lebih nyaman untuk dihuni. Jika pemakaian plastik biogradable bisa kita lakukan, sudah semestinya kita bisa beralih ke plastik ramah lingkungan tersebut.

Penggunaan bahan alami untuk membuat plastik tentu bisa juga mengurangi polusi plastik. Sebagai pengguna, kita bisa kok mulai meninggalkan plastik konvensional. Jika belum bisa benar-benar meninggalkan plastik bahan sintetis, kita bisa mengurangi penggunaannya. Teman-teman sudah tidak asing dengan istilah reuse dan recycle kan? Nah, minimal dengan memakainya secara berulang kali, dan mengolah sampah plastik menjadi bahan yang bermanfaat kita sudah membantu menyelamatkan bumi.

1 comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *